Pas Belum Tentu Jodoh.



   Alkisah, hiduplah sepasang kekasih yang hidup di perumahan mewah dan elit yang berada di gurun Sahara. Sebut saja mereka berdua Mawar dan Melati. Nggg… bukan bukan. Nama mereka berdua adalah Paijo dan Marni. Rumah Paijo dan Marni tidak jauh. Paijo hanya perlu menempuh jarak 1 kilometer dan harus naik jet pribadi supaya cepat sampai. Paijo dan Marni sudah berpacaran sejak mereka berumur 5 tahun. Paijo orangnya ganteng, tinggi, gagah, dan mempunyai kumis saat berumur 5 tahun. Sedangkan Marni, tinggi, cantik, putih, bersih, dan hidungnya mancung. Paijo memiliki kebiasaan suka tidur dan kebiasaan Marni adalah suka pakai kutek dari formalin bekas. Paijo dan Marni sudah berpacaran selama 3 tahun.

   Satu hari di saat matahari menampakkan senyumnya dan Aang bersama Appa-nya lewat di atas rumah Marni. Paijo menyatakan keseriusannya untuk melamar Marni di Kapolres setempat. Tapi, apa jawaban yang di terima Paijo? Marni ternyata selama ini membohongi perasaannya terhadap Paijo. Selama 3 tahun berpacaran, Marni nggak nyaman sama Paijo. Iyalah nggak nyaman. Paijo nggak bisa diharapkan. Di saat Marni butuh pembalut, Paijo tidur. Di saat mereka berduaan, Paijo diam dan lebih banyak bermain gadget miliknya. Mereka jarang berkomunikasi di saat berduaan. Tetapi, Paijo asik di saat chattingan. Padahal Paijo orangnya baik banget. Paijo sering antar-jemput Marni naik RX-King saat Ningsih berangkat dan pulang sekolah. Sering traktir Marni makan es lilin di depan kantor kelurahan. Selama 3 tahun itu, Paijo sudah merasa pas dengan Marni. Marni itu orangnya baik, ramah, sopan, suka senyum. Tetapi kenyataannya, hal yang di rasa pas belum tentu menjadi milik kita (jodoh). 

   Marni juga memutuskan untuk berpisah dengan Paijo. Karena, menurut Marni, Paijo yang baik banget itu akan menemukan pengganti yang lebih baik dari Marni. Paijo menerima pernyataan Marni dengan senyum kecut. Lalu Paijo menangis, mencakar aspal jalanan, menendang pot bunga yang ada di sebelahnya dan memakan bunga melati yang ada di pot itu. Setelah itu Paijo meninggalkan Marni sendirian di Kapolres.

    
   Jadi, inti dari cerita di atas adalah di saat kalian sudah merasa cocok, nyaman dengan pasangan kalian. Niscaya, kalian sudah terjebak di dalam pikiran kalian sendiri. Dan di saat kalian menerima kenyataan bahwa pacar kalian itu ternyata nggak nyaman sama kalian. Pasti, kalian akan susah move on. Memang, hubungan yang di selimutin dengan kebohongan itu gak sehat. Tetapi, memang lebih baik kalian berpisah saja. Daripada menjalani hubungan dengan selimut kebohongan dan akhirnya kalian akan merasa kasian dengan diri sendiri. Untuk yang suka ngerasa gak nyaman sama pacarnya. Berhentilah membohongi perasaan di saat pasangan kalian lagi sayang-sayangnya.

  Sedikit pemberitahuan dari gue yang agak sok tau ini. Masa-masa pacaran dan pendekatan memang berbeda. Di saat masa pendekatan atau pengenalan, kalian merasa asik dan nyaman, karena itu trik untuk mendapatkan hati pujaannya. Di saat pacaran kalian merasa nggak asik atau nggak nyaman, pasangan kalian masih mencari dan membuat cara untuk membuat hubungan kalian menjadi asik dengan cara yang berbeda. Jadi, jangan suka main memutuskan hubungan, ya. :)
 
   Sekian bacotan dari gue. Kalau kurang berkenan, bisa komentar di kolom komentar yang ada di bawah. Gunakan bahasa yang baik, dan paham untuk di mengerti. Bye ~

Menjadi Bodoh Karena Cinta

    "Follow your brain. Your heart is stupid as shit." yang artinya "Ikuti otakmu. Hatimu bodoh karena menjadi sialan." Sorry brantakan, pake google translate. :| gue juga bingung, jam 3 pagi gak bisa tidur. Trus pengen bikin tulisan ini. Ya, tentang cinta yang gak akan ada habisnya kalau dibahas terus menerus dan tanpa otak yang sehat untuk ngebahasnya.
   
    Lagi-lagi tentang perasaan suka terhadap seorang wanita. Pada akhirnya terjadi tragedi penembakan dan jawabannya lo cuma dianggap temen, gak lebih. Suka sama orang lain memang gak ada salahnya. Tapi, ternyata pada akhirnya lo akan salah. Karena orang yang lo suka dan lo cintai masih sayang sama masa lalunya. Gak cuma salah, tapi bodoh. Bodoh karena lo suka sama orang itu. Terus masih lo kejar-kejar, lo pikirin tiap waktu sampe lo galau. Semua akan terlihat bodoh, bodoh, dan bodoh. Lo harus sadar, masih banyak wanita di dunia ini yang bisa lo dapetin. Jangan stuck di satu orang. Emang gak salah lo suka sama wanita yang kayak begitu. Tapi inget, ikutin kata otak lo, jangan ikutin hati lo! Hidup harus berjalan terus. Lo coba lupain orang yang udah bikin sakit hati lo. Pengorbanan lo buat dia, anggap aja sebagai sedekah buat nyenengin dia.

   Jujur, gue kesel tau ada orang yang tetep suka sama wanita yang jelas-jelas udah nyakitin perasaan lo. Ngebikin lo menjadi orang yang bodoh. I know you fell, bro. Sakit, pasti. Sedih, iya. Tapi, setelah lo tau semuanya, seharusnya lo jangan terus-terusan terpuruk. Coba untuk bangkit. Pasti ada orang-orang terdekat lo yang ngasih semangat buat bikin lo gak terpuruk lagi.

   Lupakan semuanya. Masa depan lo seharusnya lo pikirin. Gue bisa ngebacot kayak gini karena gue pernah ngerasain. Tapi pada akhirnya gue coba buat gue lupain. Hidup seperti biasa, tanpa mikirin wanita yang pernah nolak gue. Sekian.

Pernah Dekat Kemudian Terlupakan

      Suatu hari di padang pasir yang luas. Hiduplah kedua ekor manusia yang saling mencinta. Mereka bernama Anja dan Gabriel. Anja dan Gabriel sudah lama dekat sejak mereka bertemu di PAUD kelurahan setempat. Awal mulanya Anja diam-diam suka ke Gabriel. Tapi, Gabriel mengetahuinya. Akhirnya Gabriel menanggapi rasa suka Anja dengan memberikan surat kaleng yang dihanyutkan melalui Sungai Nil. Pada saat yang sama, Anja sedang menggembala ayam di tepi sungai Nil. Anja melihat surat kaleng tersebut, lalu dibacalah surat tersebut. Isinya adalah Gabriel mengetahui rasa suka Anja. Kalau serius si Anja suruh dekati Gabriel.

    3 tahun berlalu mereka dekat hingga mereka lulus dari PAUD kelurahan setempat. Anja ingin mengucapkan selamat kepada Gabriel. Tapi sayang, Gabriel berubah sifat. Mereka dulunya sering pipis bareng, makan kue kelapa bareng, smsan deket-deketan bareng, dan tidur bareng. Anja juga tidak lupa memberikan perhatian kepada Gabriel. Gabriel sekarang mengacuhkan perhatian si Anja.
 
     Disini kesalahan terletak kepada Anja. Dia cuma memendam rasa terhadap Gabriel. Akhirnya si Anja diacuhkan oleh Gabriel karena "menurut" Gabriel sudah menemukan seseorang yang baru. Yang lebih-lebih pokoknya daripada si Anja. Gabriel juga sialan. Pokoknya sama-sama sialan disini. Perlakuan sialan Gabriel terhadap Anja tidak berhenti disikap "mengacuhkan". Gabriel juga mulai melupakan Anja. Suatu ketika mereka berdua bertemu di mall ketika Anja sedang memilih-milih pisau.

"Hai Gabriel. Apa kabar?" sapa Anja dengan senyuman ramahnya.
"Hih! Lo siapa?!" jawab Gabriel sambil melemparkan pisau yang dipegangnya.

  Ya gitu deh pokoknya. Intinya kelakuan Gabriel gak baik. Jadi orang jangan suka melupakan perhatian yang diberikan kepada lo meskipun lo merasa orang baru yang lo temuin lebih baik daripada yang sebelomnya. Sekian dan timpuk pake cendol. #EmangnyaKASKUS ~

Powered By Blogger