Pernah Dekat Kemudian Terlupakan

      Suatu hari di padang pasir yang luas. Hiduplah kedua ekor manusia yang saling mencinta. Mereka bernama Anja dan Gabriel. Anja dan Gabriel sudah lama dekat sejak mereka bertemu di PAUD kelurahan setempat. Awal mulanya Anja diam-diam suka ke Gabriel. Tapi, Gabriel mengetahuinya. Akhirnya Gabriel menanggapi rasa suka Anja dengan memberikan surat kaleng yang dihanyutkan melalui Sungai Nil. Pada saat yang sama, Anja sedang menggembala ayam di tepi sungai Nil. Anja melihat surat kaleng tersebut, lalu dibacalah surat tersebut. Isinya adalah Gabriel mengetahui rasa suka Anja. Kalau serius si Anja suruh dekati Gabriel.

    3 tahun berlalu mereka dekat hingga mereka lulus dari PAUD kelurahan setempat. Anja ingin mengucapkan selamat kepada Gabriel. Tapi sayang, Gabriel berubah sifat. Mereka dulunya sering pipis bareng, makan kue kelapa bareng, smsan deket-deketan bareng, dan tidur bareng. Anja juga tidak lupa memberikan perhatian kepada Gabriel. Gabriel sekarang mengacuhkan perhatian si Anja.
 
     Disini kesalahan terletak kepada Anja. Dia cuma memendam rasa terhadap Gabriel. Akhirnya si Anja diacuhkan oleh Gabriel karena "menurut" Gabriel sudah menemukan seseorang yang baru. Yang lebih-lebih pokoknya daripada si Anja. Gabriel juga sialan. Pokoknya sama-sama sialan disini. Perlakuan sialan Gabriel terhadap Anja tidak berhenti disikap "mengacuhkan". Gabriel juga mulai melupakan Anja. Suatu ketika mereka berdua bertemu di mall ketika Anja sedang memilih-milih pisau.

"Hai Gabriel. Apa kabar?" sapa Anja dengan senyuman ramahnya.
"Hih! Lo siapa?!" jawab Gabriel sambil melemparkan pisau yang dipegangnya.

  Ya gitu deh pokoknya. Intinya kelakuan Gabriel gak baik. Jadi orang jangan suka melupakan perhatian yang diberikan kepada lo meskipun lo merasa orang baru yang lo temuin lebih baik daripada yang sebelomnya. Sekian dan timpuk pake cendol. #EmangnyaKASKUS ~

Tidak ada komentar

Leave a Reply

Powered By Blogger