"Follow your brain. Your heart is stupid as shit." yang artinya "Ikuti otakmu. Hatimu bodoh karena menjadi sialan." Sorry brantakan, pake google translate. :| gue juga bingung, jam 3 pagi gak bisa tidur. Trus pengen bikin tulisan ini. Ya, tentang cinta yang gak akan ada habisnya kalau dibahas terus menerus dan tanpa otak yang sehat untuk ngebahasnya.
Lagi-lagi tentang perasaan suka terhadap seorang wanita. Pada akhirnya terjadi tragedi penembakan dan jawabannya lo cuma dianggap temen, gak lebih. Suka sama orang lain memang gak ada salahnya. Tapi, ternyata pada akhirnya lo akan salah. Karena orang yang lo suka dan lo cintai masih sayang sama masa lalunya. Gak cuma salah, tapi bodoh. Bodoh karena lo suka sama orang itu. Terus masih lo kejar-kejar, lo pikirin tiap waktu sampe lo galau. Semua akan terlihat bodoh, bodoh, dan bodoh. Lo harus sadar, masih banyak wanita di dunia ini yang bisa lo dapetin. Jangan stuck di satu orang. Emang gak salah lo suka sama wanita yang kayak begitu. Tapi inget, ikutin kata otak lo, jangan ikutin hati lo! Hidup harus berjalan terus. Lo coba lupain orang yang udah bikin sakit hati lo. Pengorbanan lo buat dia, anggap aja sebagai sedekah buat nyenengin dia.
Jujur, gue kesel tau ada orang yang tetep suka sama wanita yang jelas-jelas udah nyakitin perasaan lo. Ngebikin lo menjadi orang yang bodoh. I know you fell, bro. Sakit, pasti. Sedih, iya. Tapi, setelah lo tau semuanya, seharusnya lo jangan terus-terusan terpuruk. Coba untuk bangkit. Pasti ada orang-orang terdekat lo yang ngasih semangat buat bikin lo gak terpuruk lagi.
Lupakan semuanya. Masa depan lo seharusnya lo pikirin. Gue bisa ngebacot kayak gini karena gue pernah ngerasain. Tapi pada akhirnya gue coba buat gue lupain. Hidup seperti biasa, tanpa mikirin wanita yang pernah nolak gue. Sekian.
Suatu hari di padang pasir yang luas. Hiduplah kedua ekor manusia yang saling mencinta. Mereka bernama Anja dan Gabriel. Anja dan Gabriel sudah lama dekat sejak mereka bertemu di PAUD kelurahan setempat. Awal mulanya Anja diam-diam suka ke Gabriel. Tapi, Gabriel mengetahuinya. Akhirnya Gabriel menanggapi rasa suka Anja dengan memberikan surat kaleng yang dihanyutkan melalui Sungai Nil. Pada saat yang sama, Anja sedang menggembala ayam di tepi sungai Nil. Anja melihat surat kaleng tersebut, lalu dibacalah surat tersebut. Isinya adalah Gabriel mengetahui rasa suka Anja. Kalau serius si Anja suruh dekati Gabriel.
3 tahun berlalu mereka dekat hingga mereka lulus dari PAUD kelurahan setempat. Anja ingin mengucapkan selamat kepada Gabriel. Tapi sayang, Gabriel berubah sifat. Mereka dulunya sering pipis bareng, makan kue kelapa bareng, smsan deket-deketan bareng, dan tidur bareng. Anja juga tidak lupa memberikan perhatian kepada Gabriel. Gabriel sekarang mengacuhkan perhatian si Anja.
Disini kesalahan terletak kepada Anja. Dia cuma memendam rasa terhadap Gabriel. Akhirnya si Anja diacuhkan oleh Gabriel karena "menurut" Gabriel sudah menemukan seseorang yang baru. Yang lebih-lebih pokoknya daripada si Anja. Gabriel juga sialan. Pokoknya sama-sama sialan disini. Perlakuan sialan Gabriel terhadap Anja tidak berhenti disikap "mengacuhkan". Gabriel juga mulai melupakan Anja. Suatu ketika mereka berdua bertemu di mall ketika Anja sedang memilih-milih pisau.
"Hai Gabriel. Apa kabar?" sapa Anja dengan senyuman ramahnya.
"Hih! Lo siapa?!" jawab Gabriel sambil melemparkan pisau yang dipegangnya.
Ya gitu deh pokoknya. Intinya kelakuan Gabriel gak baik. Jadi orang jangan suka melupakan perhatian yang diberikan kepada lo meskipun lo merasa orang baru yang lo temuin lebih baik daripada yang sebelomnya. Sekian dan timpuk pake cendol. #EmangnyaKASKUS ~
3 tahun berlalu mereka dekat hingga mereka lulus dari PAUD kelurahan setempat. Anja ingin mengucapkan selamat kepada Gabriel. Tapi sayang, Gabriel berubah sifat. Mereka dulunya sering pipis bareng, makan kue kelapa bareng, smsan deket-deketan bareng, dan tidur bareng. Anja juga tidak lupa memberikan perhatian kepada Gabriel. Gabriel sekarang mengacuhkan perhatian si Anja.
Disini kesalahan terletak kepada Anja. Dia cuma memendam rasa terhadap Gabriel. Akhirnya si Anja diacuhkan oleh Gabriel karena "menurut" Gabriel sudah menemukan seseorang yang baru. Yang lebih-lebih pokoknya daripada si Anja. Gabriel juga sialan. Pokoknya sama-sama sialan disini. Perlakuan sialan Gabriel terhadap Anja tidak berhenti disikap "mengacuhkan". Gabriel juga mulai melupakan Anja. Suatu ketika mereka berdua bertemu di mall ketika Anja sedang memilih-milih pisau.
"Hai Gabriel. Apa kabar?" sapa Anja dengan senyuman ramahnya.
"Hih! Lo siapa?!" jawab Gabriel sambil melemparkan pisau yang dipegangnya.
Ya gitu deh pokoknya. Intinya kelakuan Gabriel gak baik. Jadi orang jangan suka melupakan perhatian yang diberikan kepada lo meskipun lo merasa orang baru yang lo temuin lebih baik daripada yang sebelomnya. Sekian dan timpuk pake cendol. #EmangnyaKASKUS ~


